Selasa, 15 Mei 2012

Bodoh! Hahaha


Director: Septyana Nataya ( Aya )
Duration: 13 Minutes
Genre: Birthday Surprise, Comedy, Drama
Cast: Saya, Aya, Mpep, Bimo, Bapaw, Oki, Gita, Bela, Keplek,  Coms, Tika, Ratih, April

Menit 00.47 sampai 01.14 itu most enjoyable seen buat saya :p

Menit 02.01 sampai 02.22 itu scene tertolol buat saya ( kalo kalian dengerin secara teliti, yang tertawanya paling keras itu saya :p )

Video ini dibuat pada hari jumat tanggal 21 Maret 2010 kalo gasalah. Lokasi sutingnya di rumah Aya.

Pertemanan SMA saya lucu kan? Hehehe 

LONG LIVE RAMDHANI'S CLAN!!!

Senin, 14 Mei 2012

Review: “Psycho ( 1960 )”


Director: Alfred Hitchcock
Duration: 108 Minutes
Genre: Crime, Mystery, Horror
Cast: Anthony Perkins, Vera Miles , Janet Leigh
Rating: 8.8 / 10

Psycho adalah masterpiece-nya Alfred Hitchcock! Film legendaris ini merupakan salah satu film horor terbaik sepanjang masa. Dimana tokoh Norman Bates menjadi salah satu icon horor yang masih dikenang sampai sekarang

Film ini menceritakan tentang seorang wanita bernama Marion Crane ( Janet Leigh ), seorang pekerja di kota Phoenix yang mencuri uang sebesar $40.000 dari kantornya. Setelah mencuri uang itu, Marion memutuskan untuk kabur ke luar kota. Namun di tengah perjalanan, Marion terjebak oleh hujan besar dan memutuskan untuk bermalam di Bates Motel. Sang pemilik motel, Norman Bates ( Anthony Perkins ) adalah seorang psikopat. Bates kemudian membunuh Marion ketika sedang mandi di shower ( scene ini merupakan scene legendaris-nya Psycho ).

Sang kakak, Lila Crane ( Vera Miles ) didatangi oleh kantor dimana Marion bekerja karena ulah Marion yang mencuri uang perusahaan tersebut.  Akhirnya dia memutuskan untuk mencari Marion bersama dengan kekasih Marion.

Kesintingan Norman Bates di film ini merupakan tolak ukur dari tokoh-tokoh psikopat di film horor. Bates bukanlah penjahat yang menyeramkan kalau dilihat dari fisik. Tubuhnya kurus, mempunyai wajah orang baik-baik dan terlihat lemah. Namun kesintingannya membuat dia menjadi ikon horor sepanjang masa

Film ini di remake pada tahun 1998, dimana yang memerankan tokoh Norman Bates adalah Vince Vaughn. Namun remake film ini tidak sesukses film originalnya




Review: “One Fine Day ( 1996 )”


Director: Michael Hoffman
Duration: 108 Minutes
Genre: Romantic, Drama
Cast: George Clooney, Michele Pfeiffer  
Rating: 7.2 / 10

One Fine Day adalah film drama romantis yang mempunyai alur cerita unik. Film ini menceritakan tentang Melanie Parker ( Michele Pfeiffer ), seorang arsitek yang harus menjadi single parent. Suatu ketika Melanie terpisah dari putranya ketika sedang berbelanja di kota New York. Adalah seorang Jack Taylor ( Gerge Clooney ) yang menemukan putra Melanie dan mengembalikannya ke Melanie.

Alur cerita film ini berkutat dengan kesibukan seorang Melanie Parker sebagai seorang wanita karir. Seakan-akan kesibukannya itu membuat dirinya kurang mencurahkan perhatian kepada putranya. Berbanding terbalik dengan kehidupan Jack Taylor yang meskipun dirinya seorang wartawan namun selalu dekat dengan putrinya

Geoge Clooney dan Michele Pfeiffer menghadirkan sebuah drama romantis tentang pentingnya kedekatan antara orangtua dan anak. Kalau kalian adalah fans dari kedua bintang ini, saya pastikan kalian akan terhibur dengan akting mereka. Natural namun elegan.

Selamat menonton!   

Review: “The Story of Us ( 1999 )”


Director: Rob Reiner
Duration: 95 Minutes
Genre: Romantic, Drama
Cast: Bruce Willis, Michele Pfeiffer  
Rating: 8.0 / 10

Rumah tangga  Ben Jordan ( Bruce Willis ) dan Katie Jordan ( Michele Pfeiffer ) berada di ujung tanduk. Bagaimana cara mereka menyelesaikan persoalan rumah tangga yang hampir berujung pada perceraian disaat ada orang ketiga yang mulai masuk di kehidupan rumah tangga mereka?

Bruce Willis dan Michele Pfeiffer adalah aktor dan artis watak yang sama-sama keras. Pasti yang ada di bayangan kita adalah, akting mereka akan mendominasi scene satu sama lain. Nyatanya enggak. Sekeras-kerasnya akting Michele Pfeiffer toh ternyata harus luluh juga dengan aktingnya Bruce Willis. Setidaknya di film ini, kita akan sering mendengar dan melihat dirty jokes ala Die Hard. Kasar namun lucu. Hehe

Film ini merupakan drama romantis yang berkelas. Disamping karena cast-nya adalah Bruce Willis dan Michele Pfeiffer, film ini mampu menghadirkan alur cerita yang sederhana namun tidak cheesy. Bagaimana cara Bruce Willis membawakan peran Ben Jordan, bapak yang keras namun sebenarnya romantis dan Michele Pfeiffer sebagai ibu rumah tangga yang melankolis namun keran merupakan salah satu faktor keberhasilan film ini.

Scene yang saya paling suka di film ini adalah ketika mereka berdua baru pulang dari Venice dalam rangka bulan madu kedua. Ketika mereka sampai rumah, terus lagi mesra-mesraan, eh malah berantem lagi. Kocak! Hehe

Buat kalian yang rindu akan film drama romantis yang tidak cheesy, kalian harus nonton film ini. 

Saran saya, jangan sekali-kali kalian berani nonton film ini sendiri ya! Terutama bagi yang jomblo! Hehe
  

Review: “Shallow Hal ( 2001 )”


Director: Bobby Farrelly, Peter Farrelly
Duration: 114 Minutes
Genre: Comedy, Romantic, Drama
Cast: Gwyneth Paltrow, Jack Black, Jason Alexander
Rating: 8.7 / 10

Don’t judge a book by it cover! Setidaknya itulah yang menjadi pesan moral film ini

Hal ( Jack Black ) adalah orang yang mengidamkan kesempurnaan seorang wanita. Tapi sifatnya langsung berubah ketika bertemu dengan seorang psikolog yang menghipnotisnya agar dia bisa melihat wanita dari dalam hatinya. 

Saat itu juga, Hal bertemu dengan Roosemary ( Gwyneth Paltrow ). Roosemary yang versi aslinya adalah wanita gemuk yang doyan makan ini terlihat seperti supermodel di mata Hal. Akhirnya mereka pacaran. 

Namun hal tersebut tidak bisa diterima oleh Mauricio ( Jason Alexander ), sahabat Hal. Alih-alih ingin menyelamatkan Hal, Mauricio menghibungi psikolog yang menghipnotis Hal untuk mencabut kembali hipnotisnya. Seketika itu aja Hal langsung bisa melihat versi asli Roosemary

Bagaimanakah kelanjutannya? Apa Hal bisa menerima Roosemary dengan apa adanya? Tonton aja sendiri hehe

Menurut saya, film ini adalah film romantic comedy yang paling berbobot. Pesan moralnya sederhana namun dalam. Film ini bagus bnaget buat cowo-cowo yang masih punya penilaian dangkal terhadap cewe. Hehe

Selamat menonton!

Review: “The Boat That Rocked ( 2009 )”


Director: Richard Curtis
Duration: 135 Minutes
Genre: Comedy, Musical
Cast: Bill Nighy, Philip Seymour Hoffeman, Ema Thompson
Rating: 8.5 / 10

ROCK N’ ROLL!!!

Rock n’ Roll adalah gambaran yang tepat untuk film ini! Kenapa? Karena ini adalah salah satu film British terkeren yang pernah gue tonton!

Kalo kalian suka dengan musik-musik era 60an, pasti kalian akan seneng banget nonton film ini!

Film ini menceritakan tentang sebuah radio yang bernama “Pirates”. Kenapa namanya “Pirates”? Karena radio ini berada di atas kapal yang tidak pernah berlabuh.

Pada dekade 60an, pemerintah Inggris melarang ketat stasiun radio yang menyiarkan musik-musik Rock n’ Roll. Sialnya, pada dekade tersebut, di Britania sedang hits-hitsnya musik Rock n’ Roll. Dan Pirates Radio adalah satu-satunya stasiun radio yang menyiarkan musik-musik tersebut. Film ini menceritakan bagaimana usaha-usaha pemerintah Inggris untuk mematikan stasiun radio tersebut. 

Kekonyolan para penyiar radio Pirates, seperti Quentin ( Bill Nighy ), The Count ( Philip Seymour Hoffeman ) dan lainnya merupakan daya tarik film ini. Visualisasi Inggris era 60an juga menarik untuk ditonton

Soundtrack film ini juga gak kalah menariknya. Band-band dan penyanyi seperti The Turtles, David Bowie, The Who, The Rolling Stones dan lainnya turut meramaikan soundtrack film ini

Film ini cocok ditonton bersama teman-teman. 

So, Are you ready to Rock n’ Roll?

Review: “Addicted to Love ( 1997 )”


Director: Griffin Dune
Duration: 100 Minutes
Genre: Drama, Romantic, Comedy
Cast: Meg Ryan, Matthew Brodrick, Kelly Preston, Tcekhy Karyo
Rating: 7.0 / 10

Pernah gak ngerasa kecewa sama tunangan gara-gara ditinggal nikah?

Saya sih belum pernah. Tapi Matthew Brodrick di film ini pasti pernah! Hehe

Addicted To Love merupakan film tipikal-nya Meg Ryan. Genre filmnya sama kaya You’ve Got Mail dan
Sleepless in Seattle

Film ini menceritakan tentang Sam ( Matthew Brodrick ) yang ditinggalkan tunangannya, Linda ( Kelly Preston ) ke New York. Setelah beberapa lama, Linda mengirimkan surat kepada Sam yang intinya bahwa Linda mau mutusin Sam. Nah disini Sam sedih dan gak terima. Akhirnya Sam memutuskan untuk ke New York guna menemui Linda

Sesampainya Sam di New York, Sam harus menerima kenyataan pahit bahwa Linda kini telah tinggal satu atap dengan pacar barunya, Anton ( Tcekhy Karyo ). Anton adalah seorang chef dan pemilik restoran di New York

Dari sinilah ide gila Sam muncul untuk mendapatkan Linda kembali. Dia memutuskan untuk tinggal di gudang tua yang berseberangan dengan apartemennya Linda. Kemudian bertemulah Sam dengan seorang wanita bernama Maggie (Meg Ryan ). Maggie adalah mantan tunangan Anton. Maggie sangat dendam dengan Anton karena telah memutuskannya dan lebih memilih Linda.

Akhirnya 2 orang ini bersama-sama saling bahu membahu untuk mendapatkan apa yang pantas menjadi miliknya.

Fim ini sangat menghibur sekali. Ketololan Sam dan Maggie dalam menghancurkan Anton sangat menarik untuk ditonton. Ada beberapa scene romantis seperti ketika Sam dengan jeniusnya mengarahkan teropong bintangnya ke arah jendela apartemen linda dan memproyeksikannya ke tembok. Sehingga dia bisa melihat apa yang selalu dilakukan Linda setiap harinya. Atau scene dimana ketika ada adegan make out antara Linda dan Anton, Sam justru menyaksikan sendiri adegan itu lewat teropong bintangnya. Pokoknya lucu deh! Wajib ditonton!

Saran saya: Jangan nonton sendirian! Terutama buat yang jomblo. Haha

Review: “The Dilema ( 2011 )”


Director: Ron Howard
Duration: 111 Minutes
Genre: Drama, Romantic, Comedy
Cast: Vince Vaughn, Kevin James, Winona Ryder, Jennifer Connelly, Chaning Tathum
Rating: 5.8 / 10

Bagaimana rasanya jika kalian tau tentang dirty little secret istri sahabat kalian?

Well, Vince Vaughn merasakan itu. Tapi tidak di dunia nyata. Dia sudah cukup patah hati dengan Jennifer Anniston hehe. Tenang, apa yang Vince rasakan hanya di film ini saja kok :)

Ronny Valentine ( Vince Vaughn ) tidak sengaja melihat Geneva ( Winona Ryder ) sedang bermesraan dengan Zip ( Channing Tatum ). Celakanya, Geneva adalah istri dari Nick Brannen ( Kevin James ), sahabat dekat sekaligus boss-nya di kantor. 

Apa yang terjadi selanjutnya?

Tentu saja Ronny bingung bagaimana cara menyampaikan apa yang ia lihat dan ketahui kepada Nick. Ronny tidak tega. Akhirnya, Ronny mencari cara sendiri untuk mengungkap affairs istri sahabatnya itu.

Secara cast, film ini bolehlah. Ada Vince Vaughn, Winona Ryder, Jennifer Connelly dalam 1 film. Sayangnya, pamor para bintangnya ini tidak dapat menaikan kualitas filmnya. Alur cerita yang cenderung membosankan dan akting Channing Tatum yang menurut saya “ganggu” banget itu malah menurunkan
kualitas film ini.

FYI, untuk kalian para penggemar Winona Ryder. Winona Ryder  meskipun udah tuwir tapi masih hot loh di film ini! hehe 

Film ini masih enak untuk dinikmati kok, untuk sekedar mengisi waktu luang atau ditonton bersama pacar. 

Selamat menonton!

Minggu, 13 Mei 2012

Review: “New Police Story ( 2004 )”


Director: Benny Chan
Duration: 123 Minutes
Genre: Action, Drama, Crime
Cast: Jackie Chan, Nicholas Tse, Daniel Wu, Charlie Yeung
Rating: 7.3 / 10

Film ini adalah reboot dari serial The Police Story. Seperti yang kita sering lihat di film-film Jackie Chan sebelumnya, film ini menyaksikan adegan stunt yang tidak kalah hebat. Meskipun harus diakui bahwa Jackie Chan sudah mulai menua. Tapi performanya masih bisa dinikmati oleh penonton

Film ini menceritakan tentang Inspektur Chan Kwok Wan ( Jackie Chan ) yang harus berurusan dengan gerombolan perampok bank yang dipimpin oleh Joe Kwan ( Daniel Wu ). Kali ini, Inspektur Chan memiliki seorang partner misterius yang bernama Frank Cheng ( Nicholas Tse ).

Industri perfilman Hongkong memang selalu membuat kejutan. Di dekade 2000 ini, film-film action seperti Internal Affairs I, II, III dan New Police Story merupakan pencapaian yang kulminatif. Tidak heran jika industri perfilmannya sangat amat maju. Industri perfilman Hongkong merupakan ancaman serius bagi Hollywood saat ini.

New Police Story menghadirkan action sekaligus drama. Dimana di film ini kita bisa melihat bagaimana Inspektur Chan kehilangan anak buahnya karena disergap oleh gerombolan perampok bank yang dipimpin oleh Joe Kwan, sehingga mengalami depresi dan hampir saja kehilangan karirinya di kepolisian. Juga drama percintaan antara Inspektur Chan dengan kekasihnya, Sun Ho Yee ( Charlie Yeung ) dimana setelah Inspektur Chan mengalami depresi, Sun Ho Yee tetap setia menemaninya meskipun pernikahan mereka batal.

Ada satu scene dimana Inspektur Chan harus menyelamatkan Sun Ho Yee dari jebakan bom yang dilancarkan oleh Joe Kwang. Ini salah satu scene favorit saya. Romantis!

Kalau sekarang perfilman Korea sedang hip-hipnya, saya justru sedang menikmati produk-produk perfilman Hongkong. Kemajuan perfilman Hongkong bukan terjadi secara instan. Mereka telah berjaya dari beberapa dekade sebelumnya. Sehingga film-film yang mereka hasilkan sangat matang.

Enjoy!  

Charlie Yeung: Cantiknya Gak Manusiawi

Saya sebenernya mulai mengenal Charlie Yeung itu baru-baru ini. Ceritanya beberapa hari yang lalu, saya sedang menonton film-nya Jackie Chan yang berjudul “New Police Story ( 2004 )”.

Charlie berperan sebagai pacarnya Inspektur Chan Kwok Wan ( Jackie Chan ) di film ini. Aduh ada beberapa scene di film ini yang bikin saya lemes mendadak karena melihat Charlie. Hehe

Sebenarnya, siapa sih Charlie Yeung itu?

Charlie Yeung adalah pemeran dan penyanyi yang berasal dari Republik Rakyat Cina. Artis cantik ini lahir di Taiwan pada tanggal 23 Mei 1974.

Beberapa film layar lebar yang dibintanginya antara lain “New Police Story”, "Bangkok Dangerous", “Seven Sword”, “All About Love”, dan “Wind Blast”.

Dari tahun 2006 hingga sekarang ini, Charlie bersama Valen Hsu, Gigi Leung dan Angelica Lee membentuk yayasan untuk anak-anak kurang mampu yang bernama “Hope Foundation”.  


Jumat, 11 Mei 2012

Lagi Suka Dengerin Lagu Ini: Rieka Roeslan Feat Iwan Abdi-Lelah

Rieka Roeslan Feat Iwan Abdi-Lelah


Bila ku ingin sendiri kini kasih…
Bukan cintaku sudah tak ada lagi…
Ku ragu…
Adakah diriku dalam hatimu?

Bunga tak mekar bila sang kupu datang…
Lewati tanpa menyapa dengan cinta
Apalah artinya bersama?
Tiada setia…

Lelah ku menjalani semua ini denganmu kasih…
Keterbatasanku inilah adanya
Mungkin dimatamu aku tak lebih dari dirinya…
Kembalilah padanya…
Bila kau masih teringatkan dia…

Kekasih perpisahan ini adalah indah
Bila kita tak saling mengerti
Perpisahan jalan terbaik...

Review: “Dark Shadow”

Director: Tim Burton
Duration: 113 Minutes
Genre: Mistery, Fantasy
Cast: Johny Depp, Michele Pfeifer, Eva Green
Rating: 6.8 / 10

Tim Burton memang ahli dalam memadukan visualisasi, musik, dan totalitas akting para bintangnya. Jangan heran kalau di film besutannya kali ini, aktor kesayangannya, Johny Depp. Akan beradu akting dengan 2 artis watak favorit saya, Eva Green dan Michele Pfeifer. Dari segi cast, Dark Shadow memang sangat menjanjikan

Film ini menceritakan tentang Barnabas Collin ( Johny Depp ), seorang bangsawan dari keluarga Collin yang dikutuk menjadi seorang vampir oleh seorang penyihir bernama Angelique ( Eva Green ) karena telah mematahkan hatinya. Barnabas Collin tertidur selama 2 abad lamanya,dan akhirnya bangkit di tahun 1972. Setelah kebangkitannya, Barnabas kemudian mencari keluarga Collin yang masih tersisa dan ingin menuntut balas terhadap Angelique

Sayangnya, dari segi cerita, film ini terlalu memaksakan alur dan twist sehingga ditengah-tengah film, kita akan merasa sedikit boring dengan jalan ceritanya. Sayang sekali kesalahan ini dilakukan oleh sutradara sekaliber Tim Burton

Untuk visualisasi, kita tidak perlu  mempertanyakan kualitas seorang Tim Burton. Settingan tempat yang retro sangat menarik untuk dilihat. Make up artist-nya juga amazing

Saya tidak bisa memberi review yang mengesankan ke film ini. Namun film ini masih layak ditonton bersama keluarga,pacar atau sahabat kalian. Film ini cocok untuk menemani weekend kalian

Selamat Menonton!

Rabu, 09 Mei 2012

Lupus: Masterpiece Seorang Hilman Hariwijaya

Suka baca Lupus? Atau masih mengoleksi novelnya sampai sekarang?
 
Inget dong sosok anak muda yang suka ngunyah permen karet ini. Lupus adalah tokoh fiksi yang diciptakan oleh Hilman Hariwijaya. Pertama kali novel Lupus diterbitkan tahun 1986. Lupus adalah ikon remaja 80an akhir, dekade 90an dan 2000an awal. Saya kebetulan salah satu penggemar tokoh ini. Waktu kecil saya ingat setiap bulan pasti selalu membeli novel Lupus. Mulai dari Lupus kecil, Lupus ABG sampai Lupus dewasa. Tidak lupa saya juga mengoleksi film layar lebarnya, dari Lupus I sampe Lupus IV. Lupus bahkan tampil di televisi dalam format sinetron yang ditayangkan di Indosiar.
 
Sebenernya, apa sih istimewanya Lupus sehingga bisa dikagumi oleh remaja pada masanya?
 
Hilman Hariwijaya sukses membawa Lupus mengikuti 3 zaman yang berbeda. Setiap dekade, becandaan yang disajikan di novel Lupus selalu bisa mengikuti perkembangan zaman. Lupus merupakan representasi remaja yang ceria, banyak teman, dan selalu berkarya. Yang suka baca Lupus pasti kenal dong dengan karakter-karakter seperti Boim, Lulu, Gusur, Popi, Mila, Anto. Karakter yang disajikan Hilman adalah karakter yang natural. Dunia Lupus adalah dunianya anak remaja pada umumnya.
 
Terakhir kali, saya membeli novel Lupus pada tahun 2007 dengan judul “Lupus: Return”. Hilman menyajikan kisah Lupus yang fresh dan baru dalam novel ini. Kabar yang terakhir saya dapat dari akun twitter Lupus, Lupus akan dibawa ke layar lebar. Saya harap Lupus bisa bangun kembali, dan meramaikan dunia remaja lagi.
 
Bangun dong, Lupus!

Selasa, 08 Mei 2012

Wanita & Anak Rambutnya

Menurut kalian, apasih bagian paling seksi yang dimiliki oleh wanita?

Kalo menurut saya sih, anak rambutnya.

Anak rambut itu adalah rambut tipis yang biasanya tumbuh di bawah kuping. Atau kalau wanita sedang mengikat rambut dan ada bagian rambut yang gak ikut keiket, itu namanya anak rambut.

Kecantikan wanita akan bertambah beberapa kali lipat kalau anak rambutnya sedang terlihat. Serius deh, bukannya mau gombal. Saya percaya kok ada bagian-bagian dari tubuh wanita yang ketika bagian itu terpancar akan menambah beberapa kali lipat kecantikan wanita tersebut.

Gimana, kalian setuju gak?

Review: " Internal Affairs ( 2002 ) "

Director: Wai-keung Lau, Alan Mak
Durations: 97 Minutes
Genre: Crime, Action, Thriller
Cast: Andy Lau, Tony Leung, Anthony Wong, Eric Tsang
Rating: 7.8 / 10

Internal Affairs bercerita tentang Inspektur Lau Kin Ming ( Andi Lau ), seorang polisi dan mata-mata TRIAD. Inspektur Ming bertugas untuk menyuplai informasi kepolisian kepada bos TRIAD, Hon Sam ( Eric Tsang ). Disisi lain, Chen Wing Yang ( Tony Leung ) merupakan seorang polisi yang menyamar menjadi anggota TRIAD. Perburuan mata-mata pun terjadi di kedua belah pihak, baik dari Kepolisian Hongkonng maupun dari pihak TRIAD.

Film ini mirip ceritanya dengan film The Departed ( 2006 ). Kita bisa liat bagaimana industri film Hongkong menampilkan kualitas terbaiknya dalam film Internal Affairs ini. Oiya, waktu menonton film ini, saya terkagum-kagum dengan kantor Kepolisian Hongkong. Lebih mirip sebuah Mall dibandingkan dengan kantor Kepolisian. Hehe..

Buat kalian yang senang sama fim yang berbau Kepolisian dan Gangster, film ini layak ditonton!



Balada Cinta Ramadhan

Masih inget gak sama Balada Cinta Ramadhan?

Balada Cinta Ramadhan itu merupakan sandiwara radio yang disiarkan oleh Prambors FM setiap bulan Ramadhan. Kalo saya gak salah inget, biasanya BCR itu selalu disiarin pas waktu sahur, pagi dan, sore menjelang buka puasa.

Para pengisi suaranya adalah para penyiar Prambors sendiri. Kalo gak salah inget, diantaranya ada Sesa Nasution, Imam Darto, Anggia Karisma ( penyiar kesukaan saya :p ), Yudha, dan sisanya saya lupa hehe.. Saya menganggap bahwa awal dari serial BCR merupakan sebuah pencapaian tertinggi Prambors pada jaman itu ( soalnya di radio lain kalo gak salah belum ada program seperti BCR ini ). Dan waktu itu Prambors emang masih hits-hitsnya. Balada Cinta Ramadhan tahun 2004 dan 2005 merupakan Balada Cinta Ramadhan terbaik menurut saya, dari segi cerita dan para pengisi suaranya. Setelah tahun 2005 saya udah gak ngikutin lagi soalnya.

Beberapa tokoh dalam Balada Cinta Ramadhan:
1.    Gio, kakanya Todi ( pengisi suaranya Yudha )
2.    Todi, adiknya Gio. Manusia yang pecicilan ( pengisi suaranya Imam Darto )
3.    Indi. Pacar Gio. ( pengisi suaranya Anggia Karisma )
4.    Diva, pacar Gio setelah Indi ( kalo gak salah pengisi suaranya Sesa Nasution )
5.    Boma, teman Todi dan Gio ( kalo gasalah pengisi suaranya Imam Wibowo )

Maaf kalo saya agak-agak lupa. Soalnya udah lama banget saya gak dengerin. Kalo gak salah BCR 2004 dan 2005 bercerita tentang cinta segitiga antara Gio, Todi dan Indi. Jadi Gio memutuskan untuk studi di Belanda. Gio menitipkan pacarnya, Indi ke Todi. Nah sewaktu Gio di Belanda, ternyata Todi dan Indi saling suka. Akhirnya hubungan mereka diketahui oleh Gio. Cerita ini ditutup dengan kematian Indi karena sakit tumor otak.

Kalo inget BCR, saya jadi inget masa SMA. Jaman Prambors masih ngehits banget. Dulu Prambors sering banget bikin acara yang melibatkan anak SMA, seperti The Power of Putih Abu-Abu ( dimana SMA saya menjadi pemenangnya. Haha )

Tutur Tinular

Kalian masih ingat dengan Tutur Tinular?

Yap, film yang dulu sering disiarkan oleh Indosiar itu merupakan pengembangan dari sebuah sandwara radio. Diciptakan oleh S. Tijab. Sandiwara radio ini pertama kali disiarkan pada tanggal 1 Januari 1989. Kisah ini menceritakan tentang pencarian jatidiri seorang pendekar bernama Arya Kamandanu dengan berlatar belakang sejarah keruntuhan Singasari dan awal berdirinya Kerajaan Majapahit.

Sebagai salah satu fans dari Kerajaan Majapahit, saya sangat mengagumi Tutur Tinular.
Kalau kalian menonton serial Tutur Tinular versi 2011, berbagai macam sumber mengatakan kalau serial tersebut telah menyimpang dari cerita aslinya. Too much drama. Dan tidak mengedepankan unsur sejarah. Saya sepakat dengan itu.

Tutur Tinular diangkat ke layar lebar pada tahun 1989 sampai dengan tahun 1992. Versi layar lebarnya banyak terpengaruh dari film-film kungfu Hongkong era 80an. Tapi saya menyukai versi layar lebarnya. Dalam versi layar lebarnya, yang di kedepankan adalah action alian martial arts-nya. Kalo kalian nonton versi serialnya di Indosiar yang tahun 90an, yang dikedepankan adalah unur sejarah dan cerita.

Tutur Tinular diangkat ke serial televisi pada tahun 1997. Pertama kali ditayangkan di ANTV, kemudian ditayangkan oleh Indosiar. Di serial televisi inilah nama Agus Kuncoro Adi terangkat. Perannya sebagai Raden Wijaya masih membekas di ingatan saya sampai sekarang.

Beberapa tokoh yang ada di cerita Tutur Tinular:
1.    Arya Kamandanu
2.    Sekarwuni
3.    Arya Dwipangga
4.    Nari Ratih
5.    Mpu Hanggareksa
6.    Mpu Ranubaya
7.    Mpu Tong Bajil
8.    Dewi Sambi
9.    Mei Shi

Beberapa episode dari Tutur Tinular versi serial televisi:
1.    Kidung Cinta Arya Kamandanu
2.    Wasiat Mpu Gandring
3.    Pelangi di Langit Singasari
4.    Pedang Naga Puspa
5.    Pertarungan di Candi Sorabhana
6.    Kembang Gunung Bromo
7.    Balada Cinta Mei Shin
8.    Satria Majapahit
9.    Bunga Tunjung Biru
10.    Ayu Wandira
11.    Prahara di Gunung Arjuno
12.    Senjakaladi Kediri
13.    Mahkota Majapahit
14.    Tragedi di Majapahit
15.    Jurus Naga Puspa
16.    Misteri Keris Penyebar Maut
17.    Pengorbanan Mei Shin
18.    Pendekar Syair Berdarah
19.    Dendam Arya Dwipangga
20.    Korban Birahi
21.    Prahara Naga Krisna
22.    Karmapala
23.    Wanita Persembahan
24.    Pangeran Buron
25.    Pemberontakan Nambi
26.    Pemberontakan Ra Semi
27.    Gajah Mada

Saya kira, televisi di Indonesia membutuhkan tayangan-tayangan berkualitas seperti ini. Sebuah tayangan fiksi yang mengedepankan unsur sejarah. Salut untuk S.Tijab yang telah menciptakan Tutur Tinular!

10 Penjahat ( Film ) Favorit Saya

1.    Dr. Hannibal Lecter
2.    Norman Bates
3.    Vito Corleone aka The Godfather
4.    Leatherface
5.    Joker ( Jack Nicholson version )
6.    John Dilinger
7.    Colonel Hans Landa
8.    Tony Montana
9.    Victor The Elder of Death Dealer
10.  Ernst Starvo Blofeld

10 Author Yang Saya Kagumi Sampai Sekarang

1.    Ian Fleming
2.    John Grisham
3.    Tom Clancy
4.    Edgar Allan Poe
5.    Bram Stocker
6.    Harper Lee
7.    Jane Austin
8.    Marga T
9.    Ashadi Siregar
10.  Hilman Hariwijaya

Beberapa Film Yang Saya Tunggu Penayangannya

1.    Batman: The Rise Of The Dark Knight

Menceritakan tentang kelanjutan Batman: The Dark Knight. Kali ini Batman ( Christian Bale ) menghadapi musuh yang lebih kuat. Yaitu Bane dan Catwoman. Film ini merupakan penutup dari trilogi Batman karya sutradara Christopher Nolan

2.    Dark Shadow

Menceritakan tentang Barnabas Colins ( Johny Depp ) yang dikutuk oleh penyihir cantik Angelique ( Eva Green ) menjadi seorang vampire. Barnabas tertidur sampai bangun di tahun 1970. Film ini disutradarai oleh Tim Burton.

3.    The Reaven

Menceritakan tentang penulis novel Edgar Allan Poe ( John Cussack ) yang ingin menutup karirnya sebagai penulis. Namun dikala ia ingin menutup karirnya, terjadi serangkaian pembunuhan yang memakai metode-metode novelnya.

4.    G.I Joe: Retaliation

Merupakan sekuel dari film G.I Joe: Rise of Cobra. Film ini bercerita tentang para Joe’s yang dikhinayi dan berencana membalas dendam kepada Cobra. Film ini juga diramaikan oleh Dwayne Johnson dan Bruce Wills

5.    The Expendables II

Merupakan sequel dari The Expendables yang pertama. Film ini mengisahkan tentang kelanjutan hidup Barney Ross ( Syvestre Stallone ) yang diburu oleh Agen CIA ( Bruce Wills ). Film ini diramaikan oleh Chuck Norris, Dolph Lundgreen, Mickey Roocke, Jet Lee dan Jason Statham

6.    Soegija

Film ini berlatar belakang perang kemerdekaan. Menceritakan seorang uskup yang memimpin umatnya dalam melewati transisi jaman belanda ke jaman jepang. Film ini disutradarai oleh Garin Nugroho

Virgo Lad’s

Sebenernya sudah lama saya ingin menulis tentang ini, tapi baru kesampaian sekarang hehe

Virgo Lad’s adalah frase yang biasa saya gunakan untuk menyebut para wanita-wanita yang memiliki zodiak virgo. Biasanya saya gunakan ketika saya lagi mendumel ketika sedang  kesal dengan wanita-wanita ini. Apa sih spesialnya wanita-wanita yang memiliki zodiak virgo?




1. Wanita Virgo itu memiliki tingkat sensitivitas paling tinggi diantara wanita-wanita lainnya. Mereka super
     peka dalam merasakan sesuatu, baik perasaan nyaman atau tidak nyaman
2. Para wanita virgo itu cenderung dominan ketika menjalani suatu hubungan. Based on her own feelings
     sih menurut saya
3. Para wanita virgo itu kebanyakan manusia-manusia yang moody
4. Menurut saya, para wanita virgo adalah pecinta yang baik, karena mereka punya tingkat kesensitivan
    yang tinggi. Selalu mengandalkan perasaan dibanding fikiran
5. Kebanyakan para wanita virgo itu adalah wanita-wanita yang mandiri
6. Mereka adalah pengambil keputusan yang buruk
7. Buat laki-laki seperti saya, mereka rata-rata menyebalkan :p
8. Wanita virgo itu terlihat keras diluar tapi sebenarnya lembut di dalam
9. Tingkat intelektualitas wanita virgo cukup tinggi dibandingkan dengan wanita-wanita zodiak lainnya

Kira-kira itu sih pandangan saya mengenai wanita virgo. Rata-rata saya simpulkan dari karakter teman-teman saya yang berzodiak virgo. Kemungkinan bisa benar dan kemungkinan bisa salah. No offense ya hehe..


Senin, 07 Mei 2012

Top 5 List Tempat Kuliner Favorit Saya

1.    Soto Mie Proklamasi

Tempatnya terletak di sebelah Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Saya sudah hampir 6 tahun menjadi pelanggan tetap disini. Nama penjualnya Mang Ujang.saya kenal dia dari saya masih SMA. Soalnya tempatnya juga gak jauh dari SMA saya. Oiya di tempat ini selain jual soto mie, juga ada soto ayam, soto betawi, gado-gado. Soto Mie ini buka dari jam 08.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB Harga semangkuknya + nasi Rp. 12.000,00

2.    Tongseng Sumenep

Berlokasi di Jl. Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat. Patokannya di deket tempat jual ikan hias. Harga semangkuknya + nasi Rp.12.000,00. Tempat ini buka dari jam 08.00 WIB sampai 17.00 WIB

3.    Bakso Gareng

Bagi kalian penggemar bakso, harus mampir ke tempat ini. Lokasinya ada di sebelah SMA 68, di Jl. Talang aka Jl. Salemba 1. Ini adalah jajanan wajibnya anak 68. Bukan anak 68 aja sih, tapi dari SD Kenari, SMP 216, sampai para pegawai Departemen Sosial pun mengidolakan bakso ini. Harga semangkuknya Rp. 10,000,00. Tempat ini buka dari jam 08.00 WIB sampai 18.00 WIB

4.    Soto Eling-Eling

Berlokasi di Jl. Prof. Dr. Satrio. Berdekatan dengan SMP 115 dan Pom Bensin Shell. Tempat ini menjual aneka soto dari soto ayam, soto daging. Saya biasanya memesan soto komplit ( isinya daging, ayam, ati ampela ). Harga semangkuknya Rp. 19.000,00. Tempat ini buka dari jam 09.00 WIB sampai 21.00 WIB

5.    Sop Kambing Tiga Sodara Pulomas

Meskipun Sop Kambing Tiga Sodara banyak dijumpai di seluruh Jakarta. Tapi yang di Pulomas ini menjadi favorit saya. Tempat ini berdekatan dengan roti bakar ( Ropit ). Jadi kalo abis kepedesan makan sop kambing, saya bisa langsung memesan roti bakar keju atau pisang bakar keju sebagai dessertnya. Harga Sop Kambingnya sektar Rp. 20.000,00 an. Tergantung dari seberapa banyak kamu memilih dagingnya. Disini juga sedia sate kambing. Tempat ini buka dari jam 17.00 WIB sampai 23.00 WIB ( kalo roti bakarnya biasanya sampe pagi )

KEEP YOUR COLESTROL HIGH!!! Hahaha

Bahayanya Kata “Hayuk” Bagi Pertemanan SMA Saya

Ada beberapa kejadian yang menginspirasi saya menulis hal ini

1.    Kira-kira bulan Oktober 2009, saya dan teman-teman SMA saya ( Anin dan Rinto kalo gak salah ) sedang on the way ke bogor untuk menemui Coms, teman SMA saya yang kuliah di IPB. Waktu itu di perjalanan kita habiskan dengan bercanda dan ketawa. Ya, tipikal anak-anak banget deh kalo lagi ketemu pasti becanda terus bawaannya. Sampai pada satu ketika, di persimpangan jalan antara bogor dan bandung. Secara gak sengaja Anin yang sedang nyetir bilang gini “Eh, ke Bandung asik deh kayaknya”. Serontak saya dan Rinto pun menjawab “Hayuk!!”

Tiba-tiba kita kebablasan ke Bandung haha..

2.    Banyak acara dengan teman-teman SMA saya yang terjadi hanya karena obrolan ngalor ngidul. Satu ketika saya mengajak Anin untuk makan di Sop Kambing Tiga Sodara sambil menikmati dessertnya, yaitu Roti Bakar Keju. Saat itu saya memang sedang mendekati seorang wanita yang susahnya amit-amit untuk didekati. Waktu itu jam menunjukan pukul 01.00 WIB. Saat ini kita lewati dengan cerita mengenai wanita yang sedang saya dekati. Anin tiba-tiba cerita kalo ponakan ceweknya itu habis dapet mainan Puss and Boots dari Happy Meal McD. Kebetulan waktu itu gebetan saya pecinta kucing. Terus Anin bilang, gimana kalo elo besok bawain Happy Meal yang ada mainan Puss and Boots ke tempat gebetanlo? Tanpa fikir panjang, saya langsung menjawab “Hayuk!”

Dan besoknya, apa yang kita omongin kita laksanain haha ( meskipun melewati banyak sekali rintangan haha )

Hati-Hati Dengan Hati

Berapa lama waktu yang kalian butuhkan untuk move on?

Kalo saya, LAMA! Hehe

Healing process seseorang itu berbeda-beda. Tergantung dari seberapa luas dunianya ( menurut saya loh ). Karena semakin luas dunia seseorang, sangatlah memungkinkan untuk menemukan orang baru
Tapi... dari beberapa fakta yang saya lihat, orang baru itu bukanlah your saviour. Kenali aja lebih jauh, tapi jangan terlalu dekat. Hati-hati dengan hati kalian yang masih rapuh. Hati yang rapuh adalah hati yang gampang dimasukin ( apa sih haha )

Keep your friend close but your gebetan closer ( ini asli ngawur banget haha )

Menurut saya, direct opponent yang paling berbahaya adalah perasaan kita sendiri. Kenapa? Karena kita bisa membentuk perasaan hanya karena mood sesaat. Beneran deh. Bukannya apa-apa, tapi enggak bijak aja kalo perasaan itu hanya bisa timbul hanya dari mood sesaat doang.

Apalagi buat kalian yang punya tampang di atas rata-rata. Wah itu sih gifted banget. Kalian harus mempunyai kemampuan untuk memilih yang baik. Dealing with someone with feeling itu susahnya bukan main. Saran saya, be wise. Jangan Cuma karena beberapa hal, kalian ngerasa udah cocok. Seperti yang saya bilang sebelumnya, kenali lebih jauh, tapi jangan terlalu dekat.

Selamat Move On! Haha

Industri Perfilman Hongkong Era 80an

Ketika saya menulis tentang judul ini, saya lagi suka-sukanya nonton film hongkong era 80an hehe..

Oke, perfilman Hongkong era 80an didomominasi oleh film kungfu dan horor, atau gabungan dari keduanya. Saya rasa tahun itu adalah tahunnya Lam Ching-ying, Sammo Hung, Wu Ma dan Ricky Hui. 
Berbeda dengan film-film kungfu ala Bruce Lee, film-film kungfu dan horor tahun 80an itu lebih menjual unsur komedi dan percintaan.

Nah berbicara tentang percintaan, nanti saya akan ulas sedikit mengenai idola baru saya, Joey Wong :p

Berikut ini adalah beberapa list film kungfu dan horror tahun 80an ala Hongkong:
1.    Encounters of The Spooky Kind ( 1980 )
2.    Mr. Vampire ( 1985 )
3.    Mr. Vampire II ( 1986 )
4.    Mr. Vampire III ( 1987 )
5.    A Chinese Ghost Story ( 1987 )

Sedikit tentang Joey Wong



Joey Wang adalah artis asal Hongkong-Taiwan yang lahir pada tanggal 31 Januari 1967 ( umur 45 tahun ).  Ayahnya adalah seorang pemain basket, dan tadinya ia akan mengikuti jejak ayahnya. Namun pada usia 14 tahun, dia membintangi sebuah iklan TV dan kemudian malah ditawari main film oleh Shaw Brother, sebuah rumah produksi film Hongkong yang populer waktu itu.



Nama Joey Wong mencuat lewat film A Chinese Ghost Story ( 1987 ) dimana ia berperan sebagai hantu cantik Nip Siu-shin. Setelah itu, banyak tawaran film berdatangan kepada dirinya. Salah satunya adalah dimana ia beradu akting dengan Jackie Chan dalam film City Hunter ( 1993 ).Kebanyakan peran yang dimainkan oleh Joey Wong adalah seorang hantu dan pendekar pedang.

Sampai sekarang, Joey Wong masih bersatus single

Pandora Hati

Menyebalkan adalah ketika kamu masuk ke ruang hati saya tanpa permisi. Bukan apa-apa, tapi saya sedang malas untuk merestorasi hati saya lagi. Anatomi saya yang satu itu tidak dibuat untuk kamu hancurkan loh! Ibarat kata supermarket, menghancurkan berarti membeli. Kalau kamu bisa memberikan garansi, okelah saya pasti senang-senang saja kamu masuk ke hati saya.

Bahagia itu sederhana. Kamu cukup bbm saya dengan kata-kata “lagi ngapain?” aja saya sudah girang setengah mati. Lagipula, apa sih susahnya bikin saya girang?  Menurut agama, membuat orang senang itu berpahala. Emangnya kamu gak mau dapet pahala?

Lucu itu adalah ketika saya dengan tololnya terhibur hanya karena melihat display picture bbm kamu di recent update saya. Padahal yang saya sedang lihat bukanlah wajah Andrea Dian yang ada di TV. Haha. Saya rasa secara psikis, jiwa saya sudah terganggu.

Saya tidak suka memakai frase “galau” dalam kamus percintaan saya. Terlalu mainstream. Saya tidak suka dengan hal-hal yang mainstream. Bagi saya, satu-satunya hal yang mainstream itu cuma kamu. Hehe

Wah-wah saya sudah cukup ngawur ngomongnya.  Haha.. Don’t take it seriously yaa :p

Metropolis

Apa sih yang kota ini janjikan untuk kita?

Sebagai ibukota dengan predikat daerah istimewa, kota ini nyatanya jauh dari standar sebuah ibukota negara. Populasi tidak terkontrol, sarana dan prasaranan umum yang tidak memadai, fasilitas transportasi yang ala kadarnya, serta pembangunan yang menitik beratkan pada kepentingan komersil membuat kota ini menjadi tidak nyaman untuk dihuni penduduknya. 

Generasi saya adalah generasi urban. Dimana intelektualitas menjadi sebuah gaya hidup. Idealisme bukanlah gaya saya. Tapi bagaikan menonton film horor, hidup di kota ini menyajikan banyak ketakutan yang tidak terduga. Intelektulitas tidak bisa dipakai di kota ini. Apalagi yang saya punya selain intelektualitas?
Hidup memang selalu tentang survival. Tapi apakah karena ingin survive, harus membutakan moral dan hati nurani? Logika saya memang bukan logikanya Plato atau Socrates. Tapi tidak masuk di akal saya, hanya karena ingin survive dari kehidupan, harus meniadakan kehidupan lainnya. Jelas ini bukan gaya hidup generasi saya. Sama seperti sebagian besar penduduk kota ini, saya merupakan salah satu barisan sakit hati atas penyelenggaraan kehidupan di kota ini. Birokrasi korup memang sudah mengakar, tapi saya tidak mempermasalahkan itu. Yang saya permasalahkan disini adalah kegagalan dalam menyelenggarakan kehidupan.

Kota ini mirip dengan Metropolis, kota-nya Superman. Sama bobroknya. Banyak manusia-manusia bermental Lex Luthor di kota ini. Dan semakin sedikit pula manusia-manusia yang bermental Superman. Ini jelas-jelas jauh dari tujuan masyarakat madani
.
Saya tidak ingin banyak kritik. Saya bukan seorang pembangun. Tapi saya ingin menjadi bagian dari kebesaran kota ini. Kalau orang boleh bangga bisa menjadi New Yorker atau Londoners, saya ingin merasa bangga menjadi seorang Jakartans.

Common Bullshit

Sore ini di twitter lagi rame hastag yang bertuliskan #CommonBullshit. Apa sih sebenernya Common Bullshit itu? Seberap sering sih kita mengatakan Common Bullshit?

Menurut definisi saya, Common Bullshit adalah kebohongan yang sering diucapkan oleh setiap orang. Artinya kebohongan itu saking seringnya diucapkan, sehingga menjadi sebuah mainstream tersendiri. Contoh:

1.    Kita kayaknya udahan aja deh, kamu bisa cari orang yang lebih baik dari aku
2.    Tampang itu gak penting, yang penting hati

Common Bullshit biasanya diucapkan ke orang yang baru kita kenal, atau orang yang sudah tidak kita sukai lagi, atau juga digunakan untuk memberikan alasan kepada orang yang kita segani.


Just For My Affection

Dari jaman Nabi sampe sekarang, yang namanya wanita berkacamata itu selalu memiliki nilai yang lebih bagi saya. Kenapa?

Menurut saya, kacamata adalah aksesoris paling natural. Kacamata menimbulkan kesan pintar, sederhana, dan banyak hal baik lainnya. Kesan yang ditimbulkan oleh wanita berkacamata itu yang seringkali membuat saya berfikir bahwa wanita ini pasti pintar. Yaa setidaknya dia cukup rajin lah. Dan kesan anak baik-baik juga seringkali timbul dari wanita berkacamata.

Orientasi saya pun dalam hal memilih pasangan ( asiikk.. macem ganteng aja yah? Haha ) cenderung menyukai wanita yang berkacamata. Ada banyak misteri yang tersembunyi di balik wanita berkacamata loh! Gak percaya? Coba deh kalian deketin cewek berkacamata. Ada berapa clue yang harus kalian pecahkan hanya untuk mengajak dia bbm-an, atau sekedar ngobrol di telfon

Saya punya beberapa teori ( yang pastinya belum teruji secara empiris. Hehe  ) mengenai wanita berkacamata. Coba deh kalian simak beberapa teori saya:

1.    Wanita Berkacamata Umumnya Memiliki Sifat Keibuan

Hampir 80 % wanita berkacamata yang saya kenal memiliki sifat keibuan. Apa sih sifat keibuan itu? Menurut definisi saya, sifat keibuan adalah antologi sifat natural atau bawaan seorang wanita seperti suka sama anak kecil, penyayang binatang, memiliki perasaan yang halus, bertutur kata lemah lembut, pecinta kebersihan, dan yang lainya. Intinya, sifat ini adalah sifat yang dimiliki oleh seorang ibu pada umumnya

2.    Wanita Berkacamata Itu Umumnya Misterius

Berapa banyak wanita berkacamata yang misterius menurut kalian? Kalo menurut saya sih, hampir mendekati 90 %. Level proteksi wanita berkacamata terhadap strangers itu lebih kuat. Coba deh kalian bbman sama wanta berkacamata yang statusnya bukan teman dekat kalian ( alias teman biasa, such as temen kampus atau teman les )

3.    Wanita Berkacamata Umumnya Jutek

Dont mess with wanita berkacamata! Haha.. Jangan pernah kalian kira wanita berkacamata itu jinak-jinak merpati ya! Level kejutekan wanita dengan tipe ini hampir mendekati titik beku 0⁰ celcius. Coba aja kalo gak percaya hehe

Ya Segitu dulu lah penjelasan dari beberapa teori saya. Sebenernya masih banyak sih. Tapi cukup 3 ini dulu ya. Hehe.. Tapi teori saya ini jangan dianggap serius. Masih ada kok wanita berkacamata yang sifatnya bertolak belakang dengan teori saya ini. Hehe

Beberapa teman-teman saya pernah bertanya. Kenapa sih saya cenderung menyukai wanita berkacamata?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut seringkali saya jawab seperti ini:

1.    Saya bukan tipikal laki-laki yang mainstream
2.    Saya suka wanita yang keibuan
3.    Wanita berkacamata itu tidak ngebosenin untuk dilihat

Haha.. sotoy ya saya? Ya biarin aja deh. Abisnya emang saya seperti itu. Saran saya buat kalian, jangan pernah ngobrol dengan wanita berkacamata lebih dari 15 menit. Karena kalo kalian ngobrol dengan wanita berkacamata lebih dari 15 menit, kalian bisa langsung sayang sama dia! Hahaha  ( gak deng, ini salah satu gombalan saya aja ) :p

Minggu, 06 Mei 2012

Review: " A Chinese Ghost Story II ( 1990 ) "

Director: Ching Siu-tung
Duration: 104 Minutes
Cast: Leslie Chung, Joey Wong, Wu Ma, Jacky Ceung

Ini adalah sekuel dari A Chinese Ghost Story. Bercerita tentang kelanjutan petualangan Ling Choi-san ( Leslie Chung ) dalam melanjutkan hidupnya pasca kepergian Ni Siu-sin ( Joey Wong ). Di film ini, Ling Choi-san bertemu dengan seorang pendeta bernama Autumn ( Jacky Ceung ). Bersama Autumn, Ling Choi-san kemudian berhadapan dengan sekawanan perkumpulan pendekar. Ternyata diantara sekawanan pendekar ini, ada satu gadis yang berwajah mirip dengan Ni Siu-sin bernama Windi ( diperankan juga oleh Joey Wong ).

Sama seperti film pendahulunya, film ini sangat kental dengan kisah cinta Ling Choi-san. Kali ini Ling Choi-san kembali menemukan semangat hidupnya karena bertemu dengan wanita yang mirip sekali dengan Ni Siu-sin. Buat yang penasaran gimana kelanjutan kisah cinta Ling Choi-san wajib nonton film ini! hehe

6.4 / 10

Review: " A Chinese Ghost Story ( 1987 ) "

Director: Ching Siu-tung
Duration: 98 Minutes
Cast: Leslie Chung, Joey Wong, Wu Ma

A Chinese Ghost Story bercerita tentang seorang penagih hutang bernama Ling Choi-san ( Leslie Chung ) yang tersesat di hutan dan bertemu dengan hantu wanita cantik bernama Ni Siu-sin ( Joey Wong ). Nip Siu-sin ini sebenarnya hantu yang baik, namun dia dikuasai oleh Iblis Tree Demons yang senang mencuri roh manusia. Di tengah perjalanannya, Ling Choi-san juga bertemu dengan pendekar pedang bernama Yin Cik-ha ( Wu Ma ) yang kebetulan sedang memburu iblis Tree Demons. Konflik pun terjadi antara Yin Cik-ha yang ingin menyelamatkan Ling Choi-san dari hubungan cinta terlarang nya dengan Nip Siu-sin.

Walaupun film ini bergenre horor, tapi unsur percintannya sangat kental sekali. Kisah percintaan 2 mahluk yang berbeda dimensi antara Ling Choi-san dengan Ni Siu-sin sangat menonjol di film ini. Saya merekomendasikan film ini buat kalian yang rindu akan film-film horor klasik ala  Hongkong tahun 80an. Film ini masih layak ditonton. Dan saya harap kalian jangan cengeng ya, soalnya film ini sedih banget hehe

7.4 / 10

*NB: Gara-gara film ini, saya jadi ngefans sama Joey Wong. Di film ini dia cantik sekali. Meskipun sekarang umurnya sudah 45. Hehe .. Dan FYI, Joey Wong ini sampai sekarang belum menikah ( penting abis ) :p


Top 10 Romantic Comedy Movies Versi Saya

Top 10 Romantic Comedy Movies Versi Saya:

1.    Shallow Hal



















2.    Addicted to Love
















3.    The Wedding Singer


















4.    The Story of Us



















5.    One Fine Day














6.    Meet The Parents


















7.    There’s Something About Mary


















8.    Me, Myself & Irene


















9.    Failure to Launch















10.  Definitely, Maybe

Sabtu, 05 Mei 2012

Masih Ingat Dengan Film Mr. Vampire?


Ya, film yang sewaktu kita kecil sering banget ditayangin di RCTI setiap hari sabtu pagi. Pemeran utamanya Lam Ching Ying, yang sering banget berperan sebagai pendeta pembasmi vampire. Film ini sangat populer di Hong Kong era 80an. Bagi kalian yang menikmati masa kecil di era 90an pasti familiar dengan film ini.

Film ini bergenre horor komedi dengan cerita yang ringan. Seorang tuan tanah meminta pendeta Lam untuk menguburkan jenazah kakeknya. Tidak lama kemudian sebelum dikuburkan, jenazah sang kakek menjadi vampir yang menteror penduduk desa. Saya kira, sewaktu kecil saya sangat terhibur sekali menonton film ini. Ada banyak memorable scene di film ini.  Seperti ketika harus menahan nafas ketika bertemu vampir, menghentikan vampir memakai kertas jimat berwarna kuning, dan lain sebagainya

Tadi malam, film ini ditayangkan kembali oleh ANTV. Sedikit membuka memori saya akan masa kecil, dimana setiap hari sabtu pagi pasti saya selalu menonton film ini.

FYI, film ini diproduseri oleh Sammo Hung, salah satu aktor kung fu legendaris

Nih saya kasih list beberapa film Mr. Vampire atau film horror yang dulu sering tayang di RCTI setiap sabtu pagi:
1.    Vampire vs. Vampire (1989)
2.    Mr. Vampire III (1987)
3.    Mr. Vampire Part 2 (1986)
4.    Mr. Vampire (1985)
5.    Hocus Pocus (1984)




Selamat Malam, Athena

Menurut saya, tidak berlebihan jika saya memuji kamu. Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah, sama seperti kamu yang memiliki kecantikan yang terbentang luas dari ujung kepala sampai ujung kaki. Saya tidak bilang kamu sempurna. Tapi saya bilang kamu cukup untuk saya. Kamu itu ordinary, karena saya kebetulan tidak suka sama yang ekstra ordinary. Kamu mandiri, tapi saya manja. Tapi bukankah kemandirian kamu itu bisa mempengaruhi kemanjaan saya?

Kamu mengingatkan saya kepada Athena. Kamu memang bukan dewi. Tapi kelembutan serta kebijaksanaan kamu yang membuat saya berfikir kamu adalah Athena buat saya. Kamu itu pelindung, tapi tidak serta merta membuat kamu sebagai seorang srikandi. Kalau saya bilang  kamu srikandi, nyatanya perasaan kamu masih terlalu lemah untuk menjadi  srikandi.

Hati saya tidak dibuat untuk dihancurkan oleh kamu. Jadi daripada kamu hancurkan hati saya, lebih baik kamu biarkan hati saya ini jatuh ke dalam dimensi hati kamu. Menurut saya itu lebih manusiawi, walaupun seringkali kata manusiawi itu tidak ada di dalam kamus kamu ketika berhadapan dengan saya.

Tapi, okelah. Semua kan di tangan kamu. Karena kamu itu Athena buat saya. Saya kira, melihat lebih dalam lebih bijaksana buat kamu, serta lebih adil buat saya



Resensi Novel: "A Very Yuppy Wedding"

Author: Ika Natassa
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 288 Halaman

Well, entah sebenernya saya terlalu telat mengagumi karya-karya Ika Natassa, atau emang saya baru tau kalo Indonesia banyak mempunyai penulis-penulis yang bertalenta. Hehe..

Oke, novel ini bercerita tentang Andrea, wanita yang sedang meniti karir sebagai seorang bangkir muda, dan juga wanita yang sedang dilanda kecemasan akan keberlangsungan pernikahanannya dengan Adjie, laki-laki yang udah 1 tahun ini menjadi pacarnya. Serta berbagai konflik yang dia alami dengan Radit, mantan pacar Andrea, dan Ajeng, perempuan muda yang baru aja pindah ke kantornya yang ternyata juga mencintai Adjie. Sanggupkah Andrea mempertahankan hubungannya dengan Adjie, hingga ke jenjang pernikahan? Dan bagaimana pula tentang perjalanan karir Andrea yang ternyata bersinggungan dengan hubunganya dengan Adjie? Well, i’d hope you all read this novel.
.
Hmm.. saya rasa gak perlu lah ya meragukan kejeniusan Ika Natassa dalam hal menciptakan karakter perempuan seperti Andrea, yang jujur aja saya paling sebel dengan perempuan yang super-pinter, in charge, dan nyebelin gak ketulungan. Hahaa.. Yang paling saya suka dari novel-novelnya Ika adalah dia mampu membangun konflik antar karakter, dan bagaimana para karakter-karakter urban ini bisa menciptakan dimensi dan membangun imajinasi para pembacanya. Salute!

Score: 7.0 / 10

Saya Lagi Seneng Dengerin Lagu Ini: Lenny Kravitz – It Ain’t Over Til It’s Over


Here we are, still together
We are one...
So much time, wasted,
Playing games with love

So many tears I've cried
So much pain inside
But baby it ain't over 'til it's over
So many years we've tried
To keep our love alive
But baby it ain't over 'til it's over

How many times
Did we give up
But we always worked things out
And all my doubts and fears
Kept me wondering, yeahhh
If I'd always, always be in love

Nonton Sendirian Di Bioskop: Pathetic or Peacefully?

Pernahkah kalian nonton sendirian di bioskop? Kaya apa sih rasanya?

Saya memulai ritual nonton sendirian dibioskop ini sejak kelas 2 SMP. Waktu itu film yang saya tonton adalah “xXx”. Bukan film porno loh! Yang saya maksud disini itu filmnya si Vin Diesel sama Samuel L Jackson.

Kenapa saya bilang ini ritual? Apakah kebiasaan ini sudah saya sucikan? Bukan itu ternyata. Tapi kebiasaan ini selalu saya agendakan setiap kali ada film baru yang muncul. Makanya saya bisa sebut itu ritual. Hehe

Kalo ditanya soal rasa, jelas dong kalo sedang nonton sendirian itu pasti berasa kesepian. Salah satu faktor kenapa saya tetap menjalankan “ritual” ini sih simpel. Karena saya enggak punya pacar. Kalo saya punya pacar pasti dong nontonnya sama pacar saya. Hehe

Nonton film sendirian di bioskop itu menurut saya adiktif. Sama seperti onani. Hahaha.. Maaf bukannya mau porno, tapi kalia n bisa bayangkan dong. Dateng ke bioskop sendirian, beli tiket sendirian, beli PopCola ( Popcorn dan Cola ) sendirian, nunggu sampe filmnya mulai sendirian dan lain-lain itu kan membosankan, tapi tetap saya selalu saya lakukan. Bahkan sampe sekarang.

Saya paling sebal kalo sedang nonton sendirian itu, ada orang pacaran di sebelah saya. Aduh kalo itu kejadian, kayaknya apes banget hari saya. Kalo mau pacaran jangan di bioskop!  Saya jadi gak konsen nonton. Jadinya konsentrasi saya kan tertuju sama pasangan yang perempuannya. Hehe .. ( sirik )

Tapi, saya gak bodoh. Kalo saya ingin nonton sendirian, biasanya saya melakukannya pada hari minggu siang atau hari kerja. Biasanya sih sekitar jam 12an gitu deh. Soalnya jam segitu bioskop masih sepi. Gak rame dah saya bisa memilih seat yang saya inginkan ( Biasanya di row D atau E )

Intinya, saya menemukan kedamaian pada saat nonton film sendirian di bioskop. Malah, dulu saking gak ada kerjaannya, saya sering banget marathon film, dari jam 12 siang sampe bioskopnya tutup. Hehe

Itu aja sih menurut saya, kalo kalian gimana?

Ngomong-ngomong, nih saya kasih tahu top 5 bioskop favorit saya:

1.    Planet Hollywood XXI
2.    Blitz Megaplex Grand Indonesia
3.    Setiabudi 21
4.    Djakarta XXI
5.    Epicentrum XXI




Sebenernya, yang ke 6 saya mau nulis Metropole XXI. Tapi karena studionya gitu-gitu aja dan pelayanannya kurang memuaskan, jado gak saya tulis hehe.

Jumat, 04 Mei 2012

Berapa Sih Budget Kalian Untuk Nonton Di Bioskop?

P+C +T

Popcorn + Cola + Tiket
Itu adalah rumus saya sebagai gambaran dari budget untuk nonton bioskop. Haha

Contoh:
40.000 ( Harga Popcorn + Cola ) + 25.000 ( Harga Tiket )
65.000

Kenapa harga popcorn dan cola selalu lebih besar daripada tiketnya?

Gini, bagi saya menonton film adalah sebuah luxury. Sebuah kenyamanan tanpa batas. One step closer to heaven haha. Ketika nonton film di bioskop,  kalian harus senyaman mungkin. Nonton di studio dengan layar besar dan seat yang empuk tentu saja sudah cukup nyaman. Tapi, kalian lupa bahwa sejatinya, kawan lama dari sebuah film adalah POPCORN

Sebenernya ini sih hanya bisa-bisanya saya saja. Haha
 
Enjoy your POPCOLA ( popcorn+cola )

Apa Sih Indikator Supaya Laki-Laki Dikatakan Dewasa?

Ibu saya selalu bilang kalo saya ini sebagai laki-laki belum dewasa. Saya selalu mendebati beliau dengan argumen “Di dunia ini enggak ada satupun laki-laki yang dewasa sepenuhnya bu. Boys will be boys”.

Ya, perdebatan yang tidak substansial itu sering kali terjadi antara saya dan ibu saya. Saya terkadang suka bertanya-tanya. Apa sih indikator supaya laki-laki itu bisa dikatakan dewasa?
Asumsi saya seperti ini:

1.    Faktor Usia.
Laki-laki yang telah baligh atau telah berumur 17 tahun bisa dikatakan dewasa dan cakap hukum. Tapi tidak semua laki-laki yang berumur 17 tahun ke atas memiliki tingkat kedewasaan yang sama.

2.    Bertanggung-Jawab
Faktor ini menurut saya yang paling penting. Memiliki rasa bertanggung jawab itu tidak bisa diukur hanya lewat usia saja. Sifat bawaan seringkali berpengaruh pada sifat ini. Meskipun terkadang cara seorang laki-laki untuk menunjukan tanggung jawabnya berbeda-beda

3.    Mampu Membedakan Baik dan Buruk
Saya sebenernya agak geli dengan faktor yang satu ini. Bukan apa-apa, lelaki dewasa itu sudah bukan waktunya lagi untuk membedakan baik dan buruk. Tapi lebih dari itu. Untuk membuktikan bahwa sesuatu itu baik untuk dirinya, perlu perjuangan yang ekstra keras. Karena sesuatu yang baik buat dirinya belum tentu baik untuk orang lain. Begitu pula dengan hal yang buruk. Sesuatu yang buruk untuk diri sendiri belum tentu buruk untuk orang lain. Bener loh. Semua ini serba relativ. Tergantung darimana kita melihatnya

4.    Mampu Mengambil Suatu Keputusan Yang Bersifat Prinsipil dan Mampu Menanggung Akibatnya
Ini yang paling berat menurut saya, seorang laki-laki terkadang  harus berani melepas prinsipnya yang paling  suci. Contoh, misalnya sebuah idealisme. Kita ingin agar semuanya berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Serba ideal. Tapi sayangnya posisi kita sudah melawan arus. Apakah kita harus ikut arus tersebut atau bahkan melawannya? Konseskuensi tentu selalu ada dari 2 hal tersebut. Dari sekolah sampai kuliah kita kan tidak pernah diajarkan untuk hidup dengan konsekuensi yang kita pikul. Bukan begitu?

5.    Well-Organized
Nah ini yang menurut saya paling mudah untuk dilakukan. Hidup dengan aturan memang menyebalkan. Tapi seorang laki-laki harus bisa menjalaninya. Karena setiap laki-laki kan ditakdirkan untuk menjadi pemimpin. Bagaimana kita bisa memimpin sesuatu kalau kita tidak well-organized?

Hahaha. Tidak usah dianggap serius asumsi saya ini. Ini Cuma intisari fikiran saya saja ketika saya sedang berfikir normal  

Review "The Avengers"

Director: Joss Whedon
Production: Paramount Pictures
Durasi: 150 Menit
Cast: Robert Downey Jr, Chris Hemsworth, Chris Evans, Samuel L Jackson, Scarlett Johanson, Mark     Ruffalo




1 kata untuk menggambarkan film ini. AWESOME!!!
 Kita disuguhkan dengan perpaduan antara Transformer dan Star Trek. Mungkin di awal film, kita akan sedikit boring menunggu kemunculan para superhero ini. Dan yang paling lama munculnya adalah Thor ( Chris Hemsworth ). Hahaha
Oke. Langsung aja deh..

Film The Avengers ini menceritakan tentang upaya Nick Furry ( Samuel L Jackson ) untuk mengumpulkan para remarkable person untuk dijadikan team Superhero dalam rangka perdamaian dunia, yang terancam oleh keberadaan Loki ( Tom Hiddleston ).

Film ini dibuka oleh adegan dimana markas SHIELD diserang oleh Loki, dengan menyihir Dr. Selvig ( Stellan Skarsgard ) dan Hawkeye ( Jeremy Renner ) agar membelot ke pihak Loki

Kemudian Nick Furry menghubungi Captain America ( Chris Evans ), Iron Man ( Robert Downey Jr ), Hulk ( Mark RuffaLo ) untuk membentuk kembali The Avengers. Seperti yang tadi saya bilang, yang paling lama munculnya adalah Thor. Kira-kira 25 menitan setelah film dimulai, barulah munculah Thor  

Kalian bisa bayangkan gimana kalo para superhero ini digabung menjadi 1 team. Ada banyak konflik yang terjadi karena mereka masih membawa ego masing-masing. Tapi tenang aja, konflik antara mereka terkadang kocak kok. Joke-joke ala Tonny Stark  yang menyindir Captain America dengan sebutan “Old Man” cukup lucu bagi saya. Belum lagi sindiran-sindiran Tony terhadap Thor dan Hulk. Cukup menghibur.

Penampilan Agent Maria Hill ( Cobie Smulders ), asistennya Nick Furry cukup mengalihkan mata saya loh! Hehe
Oiya, seperti yang saya bilang tadi. Dari segi action, film ini mengingatkan saya akan Transformer dan Star Trek. Kalian tonton aja sendiri. Kenapa bisa saya bilang begitu hehe..

Saya gak bisa nulis banyak-banyak. Karena ini baru hari pertama pemutaran film ini. Yang jelas kalian gak akan rugi deh. Selamat menonton ya! hehe

Rating: 8.5 / 10

Kamis, 03 Mei 2012

Lucu-Lucuan #2

Ibarat sedang makan steak, pilihlah wanita sesuai dengan tingkat kematangannya:

1. Rare
    Kata orang rasanya paling enak, tapi tetap aja mentah. Gak higienis :p

2. Medium
    Kalo makan steak, saya selalu milih tingkat kematangan ini. Rasanya pas buat saya :p

3. Well Done
    Selera orang Indonesia banget. Higienis tapi biasanya suka overcoock :p

Review Film "Modus Anomali"

Modus Anomali merupakan film karya sutradara favorit saya, Joko Anwar

Saya sudah mengikuti film-film Joko, dari mulai debutnya di film Arisan! , Janji Joni, Quicky Express , Kala dan Pintu Terlarang

Menurut saya, yang menarik dari semua film Joko adalah ide ceritanya. Briliant!

Saya salah satu penggemar film. Movie Geek kalo kata orang. Tapi gak segitunya juga sih. Saya hanya menonton apa yang saya suka. Karena menurut saya, film adalah hiburan paling waras dibandingkan dengan hiburan-hiburan lainnya

Secara garis besar film ini berkutat pada tokoh sentral, yaitu John Evans ( Rio Dewanto ) yg berusaha survive dari malapetaka yg menimpa keluarganya di hutan.

Secara plot, menurut saya Pintu Terlarang lebih unggul dibanding film ini.

10-20 menit pertama kita akan dibawa suasana mencekam, dimana John Evans ( Rio Dewanto ) mencoba untuk survive dari kejaran si pembunuh misterius.

Nah yang menarik dari film ini adalah gimana Joko Anwar membangun suasana mencekam, tanpa harus menggunakan backsound yang berlebihan. Ditambah lagi akting Rio Dewanto yang terlihat natural. Saya  rasa ini adalah tahun terbaiknya Rio setelah dia main di film Arisan! 2
 
Saran saya, harus nonton film ini lebih dari 1x. Karena di film ini banyak banget clue yang bertebaran, dan kalian baru ngeh pada saat film ini selesai.

Sutradara: Joko Anwar
Production :LifeLike Picture
Genre: Thriller
Cast: Rio Dewanto, Hannah Al Rasjid, Surya Saputra dan Marsha Timothy
 
Enjoy!
 
6.7 / 10

Just My 5 Cents

Ada 3 wanita yang menurut saya paling cantik di dunia ini:

1.    Ibu saya
2.    Maudy Koesnaedy
3.    Gebetan saya ( ini maksudnya buat ngegombal hahaha )

LoveLife Disorder

Ada beberapa hal yang biasa saya lakukan ketika sedang mendekati seorang perempuan. Kadang-kadang hal tersebut tidak bisa diterima dengan logika. Beberapa orang menyebut itu sebagai sebuah perjuangan, namun ada beberapa orang yang menyebutnya sebagai suatu kebodohan

Terkadang saya berfikir, bisa gak sih saya mendekati seorang perempuan  dengan cara yang normal-normal saja. Maksud saya, dengan cara komunikasi intens seperti smsan, bbman, skype, atau apalah. Tanpa harus banyak melakukan sesuatu.

Oiya, saking lamanya saya menjomblo. Saya punya adagium:

“Kalau Buat Dia Saya Bisa Murah, Maka Buat Kamu Saya Gratis..”

Lucu-Lucuan

Cowo: “Neng, kenapa ya tiap abang ngeliat eneng, bawaannya abang pengen kasih
             perangkat solat ke eneng?”
Cewe: ...............

Cowo: “Neng, awas jangan panas-panasan. Nanti jadi caramel loh”
Cewe: ................

Cowo: “Perasaan wajah kamu familiar deh”
Cewe: “Oya? Perasaan kita belum pernah kenal tuh”
Cowo: “Iya, kamu mirip sama calon anak-anak aku soalnya”
Cewe: ...................




Resistensi Asmara

Bagi saya, wanita adalah mahluk paling rumit yang Tuhan pernah ciptakan. Mereka itu terkadang halus seperti kapas, dan keras bagaikan karang. Mereka itu mahluk yang mematikan.

Tapi jangan salah artikan ucapan “mematikan”. Ibu saya juga seorang wanita kok. Dan saya juga bukan laki-laki yang lahir dari batu karena tidak pernah suka sama wanita hehe. Yang saya maksud mematikan disini adalah sebagai berikut:

1.    Kalian pernah jatuh cinta? Ya pasti pernah dong ya. Kalian kan gak lahir dari batu juga kan? Hehe. Bayangkan ketika kalian sedang menyukai seorang wanita, seberapa mematikan kah dia mencuri fikiran kalian?
2.    Pernahkah kalian berdebat dengan Ibu kalian? Pasti pernah dong ya. Seberapa hebatkah kalian bisa membalikan argumen ibu kalian?
3.    Kalian punya adik atau kakak perempuan? Well, seberapa sering sih kalian mengalah untuk mereka?
4.    Dan terakhir, coba kalian fikir, rata-rata dosen killer itu adalah seorang wanita!

Tapi.. wanita itu pada intinya hanya minta untuk disayang, dihargai dan dimengerti. Meskipun bagi saya sangat susah untuk menerapkan itu. Bukan apa-apa, saya bukan laki-laki dengan tipe “Mr. Nice Guy”. Haha tapi bukan berarti saya tidak menyayangi, menghargai dan mengerti wanita. Hanya saja saya melakukannya dengan cara saya sendiri hehe

Berbicara tentang wanita, rasanya tidak lengkap kalau tidak berbicara tentang urusan asmara. Pertanyaan saya cukup sederhana. Seberapa seringkah kalian jatuh di lubang yang sama dalam konteks urusan asmara?
Saya pribadi termasuk tipe laki-laki yang sering jatuh ke lubang yang sama dalam konteks asmara. Dalam artian, sudah tau tipe wanita yang saya sering dekati itu bukan tipe wanita yang “welcome” dengan karakter saya. Tapi tetep saja saya deketin. Akhirnya hasilnya ya sama-sama aja. Asem!

Saya bukannya orang bodoh yang selalu jatuh ke lubang yang sama. Tapi saya seorang penikmat “guilty pleasure”. Haha apalah itu nama istilahnya. Yang jelas, saya sadar ketika melakukan apa yang seharusnya saya tinggalkan. Tapi saya menikmati itu.

Kenapa saya beri judul “Resistensi Asmara”? Sederhana saja. Yang namanya asmara itu dimana-mana pasti selalu ganggu. Entah itu ganggu pekerjaan kita, ganggu kuliah kita, ganggu waktu belajar dan ganggu-ganggu yang lainnya. Tapi, udah tau itu ganggu, malah semakin kita nikmatin. Aneh kan? Hehe

Kalo ada orang yang bilang, mendekati wanita itu gampang-gampang susah. Saya tidak sepakat dengan argumen itu. Dimana-mana yang namanya mendekati wanita itu pasti susah! Dalam takaran saya sebagai laki-laki yang gak ganteng-ganteng amat tentunya. Hehe